1. 10
pola kalimat nominal .
Nah
kawan, anda sudah mengetahui kan kalimat
nominal seperti apa?,
dan sebenarnya pola
kalimat nominal itu
tidak hanya pola
awal yakni positif ( + ) saja, akan
tetapi ada pola-pola
lain sehingga bisa di
bentuk dalam susunan paragraf
dunia speaking.
Sekarang tidak
usah basa-basi sudah,
langsung saja ke
inti point yakni
10 pola dalam
kalimat nominal sehingga
nanti kita bisa
membuat rangkaian dalam
dunia speakingnya.
1.
Pola kalimat
positive (+)
Pola kalimat
positive (+)
Kalimat positive
(+) adalah kalimat
yang ber statement positif.
Contohnya :
a. Saya
adalah temanmu.
b. Sofyan
berada di atas
pohon.
c. Kamu sangat cantik.
Itu
adalah contoh pola
kalimat dalam bahasa
Indonesia kalau dalam
bahasa inggris kita
tinggal terjemahkan sesuai
dengan rumus .
Contoh dalam bahasa
inggris :
a. I am your friend.
b. Sofyan is on the tree.
c. You are very
beautiful.
Nah kawan,
mudah kan?? Sekarang lanjut
ke pola selanjutnya.
2. Pola
Kalimat Negative (-)
3.
Pola
kalimat negative (-)
Kalimat negative
(-) adalah kalimat
yang ber statement negtatif atau
bermakna tidak, dengan ditandai
NOT dalam polanya
setelah IS/AM/ARE.
Contohnya :
a. Saya
tidak temanmu.
b. Sofyan
tidak berada di atas
pohon.
c. Kamu tidak
sangat cantik.
Itu adalah
contoh pola kalimat
dalam bahasa Indonesia
kalau dalam bahasa
inggris kita tinggal
terjemahkan sesuai dengan
rumus .
Contoh dalam
bahasa inggris :
a. I
am not your friend.
b. Sofyan is not on the tree.
c. You
are not very beautiful.
Nah kawan,
mudah kan?? Sekarang lanjut
ke pola selanjutnya.
3.
Pola kalimat yes/no question (?)
Pola yes/no
yakni pola kaliamat
yang membutuhkan jawaban
yes/no saja gak
lebih.
Pola ini
sedikit berbeda dari
pola 1 dan 2,
yakni pola dari
kalimat ini adalah
:
![]() |
Contohnya :
a. Apakah
Saya temanmu ?.
b. Apakah Sofyan
berada di atas
pohon?.
c. Apakah Kamu
sangat cantik?.
Itu adalah contoh
pola kalimat dalam
bahasa Indonesia kalau
dalam bahasa inggris
kita tinggal terjemahkan
sesuai dengan rumus .
Contoh dalam bahasa
inggris :
a. Am
I your friend ?.
b. Is Sofyan on the tree?.
c. Are You
very beautiful?.
Nah kawan,
mudah kan?? Perhatikan dan
mantabkan perbedaannya yach,perbedaannya sudah
di block hitam, sehingga
anda mudah untuk
mengaplikasinnya. Sekarang
lanjut ke pola
selanjutnya.
4.
Pola
WH Question menanyakan
selain subject
Pola WH
Question selain subject
ini adalah pola
kalimat yang menanyakan
selain posisi di
subject yakni menanyakan
bagian ADJECTIVE, NOUN, dan ADVERB.
Dan pola ini membutuhkan jawaban tergantung
yang di tanyakan.
Dalam pola ini kita bagi
menjadi 3 pola
yakni :
a. Menanyakan Adjective
b. Menanyakan
Noun
c. Menanyakan
Adverb
a.
Menanyakan Adjective.
Dalam
menanyakan adjective (kata sifat)
ini ita bagi menjadi 2 ada yang menyakan
karakter/kualitas (yang tidak
Nampak), dan selanjutnya
menanyakan fisik yang
(Nampak). Mari kita
lihat pola nya :
1)
Pola
menyakan karakter /
kualitas (yang tidak
Nampak)
Contohnya kita membuat
pola nomer `1
dulu akan
tetapi menaruh adjective (
kata sifat )setelah subjectnya , contohnya adjective
yang tak bisa
kita lihat (
karakter ) adalah :
baik hati, rendah
hati, sopan, jahat,dll.
a. Ryan
itu baik hati.
( pola kalimat 1 )
Ryan
is kind.
p/Adjective
Nah kita
menanyakan adjective (kata sifat ) si
subject yakni kind. Sekarang
cara menerjemahkannya yakni menggunakan
pola karakter.
a.
Seperti
apakah ( karakter
) Ryan ?
What
is Ryan Like ?
b. Mereka jahat.
They
are cruel. ( pola
1 )
What
are they like ?
( pola
4 “Karakter”)
c. Saya itu egois .
I
am selfish. ( pola
1 )
What am
I like ? (
pola 4” karakter “)
Gimana??
Kami harap anda faham J, sekarang
kita lanjut ke
pembahasan selanjutnya yakni
menanyakan adjective yang Nampak
yakni bagian fisik.
2)
Pola menanyakan
fisik (Nampak )
Pola menanyakan
fisik (Nampak )
Cara
membuatnya sama dengan yang
menanyakan karakter, akan
tetapi di ganti
adjective yang bisa
kita lihat atau
kita ukur contohnya
adjective yang bisa
kita lihat adalah
: ganteng, cantik, tinggi,
kurus, pendek, gemuk,
dll.
Contoh :
a. Eva itu
cantik. Eva is beautiful.
P/Adjective
Nah kita
menanyakan adjective (kata sifat ) si
subject yang Nampak
yakni beautiful, . Sekarang cara
menerjemahkannya yakni menggunakan
pola karakter.
Terlihat seperti
apakah Eva?
What does
Eva look like ?
b. Lina dan
eva itu tinggi.
Lina and
Eva are Tall.
What do
they look like ?
c. Saya ganteng.
I am
handsome.
What do
I look like ?
Kawan yang menjadi pembeda dari menanyakan adjective yang Nampak
dan karakter ini adalah
di bagian setelah
subject yang mana
seharusnya IS/AM/ARE di ganti DO/DOES. Lah kapan kita menggunakan DO/DOES? jangan khawatir
sobat, ni ada
tabelnya.
Cara meletakkan anggota DO/DOES
menurut Subjecnya :
|
SUBJECT
|
DO/DOES
|
|
I
|
DO
|
|
YOU
|
DO
|
|
WE
|
DO
|
|
THEY
|
DO
|
|
Noun jamak/ Paskahdan Kamil
|
DO
|
|
HE
|
DOES
|
|
SHE
|
DOES
|
|
IT
|
DOES
|
|
Noun tunggal/ Sofyan
|
DOES
|
Nah kawan
nanti bisa di
coba yach J. Sekarang
kita menuju pembahasan
selanjutnya yakni menanyakan
noun (kata benda).

b.
Menanyakan
noun (kata benda)
Dalam pembahasan ini yang
di tanyakan adalah
bagian profesi si subject
polanya .
![]() |
Contohnya kita membuat
pola nomer `1
dulu akan tetapi
menaruh noun ( kata
benda “ pekerjaan”)setelah subjectnya , contohnya noun
“ pekerjaan “
adalah : dokter, polisi, dosen,
murid, petani, pegawai
negri,dll.
a. Rohmah itu seorang murid . ( pola kalimat 1 )
Rohmah
is a student.
p/noun
what is
Rohmah ?
b. Rohma ,
Eva, dan
Lina adalah guru.
Rohmah,
Eva and Lina
are teachers.
What
are Rohmah, Eva and
Lina/ they ?
c. Saya adalah
seorang kepala sekolah.
I
am s head
master.
What
am I ?
c. Menanyakan adverb (
kata keterangan )
Menanyakan
adverb di bagi
menjadi 2 yakni
:
1.
Adverb of
time
Adverb of
time
2.
1.
Adverb of
place
Adverb of
place
Contoh :
a. Saya
berada di toko
buku setiap hari.
I am
in the book
store everyday.
Nah yang
di tanyakan adalah
book store
untuk menanyakan tempat jadi
seperti ini.
Dimana saya
setiap hari ?
Where am
I everyday ?
Kalau yang
kedua kita menyakan
di waktunya yakni everyday.
Kapan saya
berada di took
buku ?
When am
I in the
book store?
b. Kayyis
berada di dalam
kantor.
Kayyis is in
the office.
Where is
kayyis ?
c. Kayyis dan
Wildan berada di
kelas pada hari
senin.
Kayyis and
Wildan are in the class on
the Monday.
Where are
Kayyis and Wildan/ They
on the Monday ?
When are
Kayyis and Wildan/ They
in the class?
Nah
selesai kita pola
WH Question menanyakan Adjective,
Noun dan Adverb
nya. Mudah kan ?
sekarang kita lanjut
di pola selanjutnya
ada apa yach J?
5.
Pola WH Question menanyakan subject
Nah, kalau pola ini
sangatlah mudah kawan untuk
mengaplikasikanya, tinggal si subject dig anti who atau what
saja.
Pola
:

Contoh
:
1. Saya
bahagia setiap hari.
I am
hapy everyday.
Who is happy
everyday?
2. Kucing
itu di atas meja.
The cat
is on the table.
What is on
the table?
3. Mereka
berada di dalam kelas.
They are
in the class.
Who is
in the class?
Note : setelah
who/what selalu bertemu verb auxiliary
IS dengan subject apapun, karena di hitunganya tunggal.
6.
Question tag (+)
Question taq (+) adalah pertanyaan yang ada di belakang
kalimat, yang di gunakan untuk mengiyakan atau menyetujui statement dari kita.
Polanya :
Contoh
:
a.
Ayahmu tidak seorang dokter, kan ?
Question tag
Your father is not doctor, is he ?
b.
Kamu tidak anak (laki-laki ) yang nakal,kan
?
You are not naughty boy, are you
?
c.
Fajri tidak ganteng, kan ?
Fajri
is not handsome, is he ?
7.
Question tag (-)
Contoh
:
a. Saya
adalah pacar mu, kan ?
I am your
boyfriend, aren’t i ?
b. Kucing-kucing
itu lucu,kan ?
The cats
are funy, aren’t they ?
c. Ayahmu
seorang dokter,kan ?
Your
father is doctor, isn’t he ?
Sekarang,
kita menuju ke pembahasan yang lebih mudah lagi di pola 8,9 dan 10.
8.
Imperative (+)
Adalah kalimat perintah.
Pola :
![]() |
Contoh :
a.
Jujurlah.
BE
HONEST !
b.
Jadilah pacar ku.
BE
MY GIRL FRIEND!
c.
Di sinilah.
BE HERE!
Note
: kebanyakan yang muncul di imperative
(+) ini kebanyakan adjective.
9.
Imperative (-)
Adalah
kalimat Larangan.
Contoh :
a.
Jangan marah padaku.
DON’T
BE ANGRY WITH ME!
b.
Jangan jadi anak (laki-laki ) yang nakal.
DON’T
BE NOUGHTY BOY!
c.
Jangan di sini.
DON’T
BE HERE!
10.
Invitation
Adalah kalimat ajakan.
![]() |
Contoh :
a.
Yuk,disiplin.
Let’s
be displin.
b.
Yuk,jadi siswa yang pintar.
Let’s
be smart student.










