Jumat, 20 Juli 2018

Belajar Pronunciation British

PROUNONCIATION

      Setiap bahasa mempunyai sistem bunyi sendiri, begitu juga bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Ada bunyi yang terdapat dalam baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Ada bunyi yang terdapat dalam bahasa Inggris tapi tidak ada dalam bahasa Indonesia. Sebaliknya ada juga bunyi yang terdapat dalam bahasa Indonesia tapi tidak terdapat dalam bahasa Inggris.
      Prinsipnya, seseorang yang sedang mempelajari bahasa asing, dalam hal ini orang yang berbahasa ibu bahasa Indonesia yang sedang belajar bahasa Inggris, tidak akan merasa kesulitan dalam mengucapkan bunyi yang terdapat dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Namun bila bunyi dalam bahasa Inggris sulit diucapkan dia akan mengganti bunyi tersebut dengan stok bunyi bahasa Indonesia yang sudah dia miliki. Tentu saja hal ini berlaku sebaliknya: orang berbahasa ibu bahasa Inggris yang sedang belajar bahasa Indonesia juga akan cenderung mengganti bunyi bahasa Indonesia yang tidak ada dalam bahasa Inggris dengan stok bunyi yang ada dalam bahasa Inggris.
      Berdasarkan fakta itu, orang yang sedang belajar bahasa Ingggris harus waspada dengan sistem bunyi yang ada dalam bahasa Inggris dan menyadari perbedaannya dengan sitem bunyi bahasanya sendiri.
       Secara umum, perbedaan sistem bunyi dalam bahasa Inggris dengan sistem bunyi bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
Dilihat dari Jumlah: 
      Menurut Oxford Advanced Learner’s Dictionary edisi tahun 2001, Bahasa Inggris British (British English) memiliki

Ø  25 bunyi consonants,
Ø  14 vowels dan
Ø  8 diphtongs.
 
       Sedikit berbeda, bahasa Inggris Amerika hanya memiliki

Ø  25 consonants,
Ø  13 vowels, dan
Ø  5 diphtongs.

       Bahasa Indonesia memiliki sekitar
Ø  21 konsonan,
Ø  5 vowel dan
Ø  3 diftong.

      Bunyi b, d , f , g, h, k, l, m, n, p, r, s, t, w ada dalam baik bahasa Indonesia dan dibunyikan sama setidaknya tidak banyak perbedaan. Dalam hal ini, saya tidak membedakan apakah bunyi bahasa Indonesia yang saya sebut asli dari bahasa Indonesia atau bunyi serapan pengaruh dari bahasa lain.
      
       Sebagian besar konsonan bahasa Indonesia bunyinya seperti tulisannya. Sedangkan dalam bahasa Inggris, ada beberapa konsonan yang bunyinya berbeda dengan tulisannya. Huruf c misalnya, dapat diucapkan /s/ atau /k/
       Beberapa konsonan tertentu tidak ada dalam bahasa Indonesia. Bunyi / θ/; /ʒ/ ;/ʃ/; /ʧ/ ;/ʤ/; /ð/ tidak ada dalam bahasa Indonesia. Pembelajar dari Indonesia akan cenderung menggantikan bunyi itu dengan stok bunyinya sendiri. Beberapa konsonan itu sulit diucapkan dengan lidah Indonesia.
Contoh:
-        thin / θɪn/
-        vision /’vɪʒn/
-        shoe /ʃu:/
-        chain /ʧeɪn/
-        jam /ʤæm/
-        this /ðɪs/
     
                           

                                                                                DIPHTONG
      
British English (Bahasa Inggris Britania) memiliki 8 diphtong:
Ø /eɪ/
Ø /əʊ/
Ø /aɪ/
Ø /ɔɪ/
Ø /aʊ/
Ø /ɪə/
Ø /eə/
Ø /ʊə/
      Bahasa Indonesia hanya memiliki sekitar 3 diphtong, yang ketiganya berbeda dengan bunyi diphtong bahasa Inggris. Dalam contoh yang ada, penulis tidak membedakan antara kata asli bahasa Indonesia atau kata serapan dari bahasa lain)
-        /ɔi/ : amboi, asoi,
-        /aɪ/ : landai, santai, lantai, gerai, buai, terkulai (sebenarnya pengucapan ai sedikit berbeda dengan bunyi /aɪ/ dalam bahasa Inggris dan di beberapa daerah, ai sering diucapkan /ɪ/
-        /ao/ : kerbau, sengau, rantau
      Pembelajar yang berangkat dari bahasa Indonesia akan cenderung mengucapkan bunyi diphtong itu dengan stok bunyi diphtong yang dimilikinya.
                                        
                                  VOWEL
      Bahasa Inggris memiliki 14 bunyi vowel, sedangkan bahasa Indonesia hanya memiliki sekitar 8 bunyi vowel.
Bahasa Inggris:
/i/, /ɪ/, /e/, /æ/, /ɒ/, /ʊ/, /u/, /ʌ/, /ə/ dan /i:/, /u:/, /ɔ:/, /ɑ:/, /ɜ:/

Contoh:
- happy /’hæpi/
- sit /sɪt/
- ten /ten/
- cat /kæt/
- got /gɒt/
- put /pʊt/
- actual /’ækʧuəl/
- cup /kʌp/
 - about /əbaʊt/
 - see /si:/
 - too /tu:/
 - saw /sɔ:/
 - father /’fɑ:ðə(r)/
  -fur /fɜ:(r)/



     

      Dalam Bahasa Indonesia, dari 5 vowel a, i, u, e, o bunyinya dapat berupa /a/, /i/, /u/, /ə/, /ɪ/, /e/, /o/, /ɔ/

Contoh :

-        rak /rak/, berat /bərat/

-        kecil /kəcil/

-        malu /malu/

-        lega /ləga/, seduh /səduh/

-        desa /dɪsa/, renda /rɪnda/

-        aneh /aneh/

-        heboh /hebɔh/, elok /elɔk/, rokok /rɔkɔk/

-        roda /roda/, noda /noda/

     
       Bahasa Inggris memiliki bunyi vowel panjang yang tidak ada dalam bahasa Indonesia, yaitu:

-       
/i:/ /u:/ /ɔ:/ /ɑ:/ /ɜ:/

-        see /si:/

-        too /tu:/

-        saw /sɔ:/

-        father /’fɑ:ðə(r)/

-        fur /fɜ:(r)

      Dalam bahasa Indonesia, apakah vowel a dibunyikan panjang atau pendek tidaklah berpengaruh terhadap apa pun.

      Bahasa Inggris memiliki vowel /æ/ yang tidak terdapat dalam Bahasa Indonesia. Pembelajar yang berbahasa ibu Bahasa Indonesia akan cenderung membunyikan dengan bunyi /e/. Sebagai contoh, kata bad seharusnya diucapkan /bæd/ dan kata bed diucapkan /bed/. Mereka cenderung mengucapkan kedua kata tersebut dengan bunyi yang sama yaitu /bed/.

      Bahasa Indonesia memiliki bunyi /o/ yang tidak terdapat dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, bahasa Inggris memiliki bunyi dipthong /əʊ/ yang tidak terdapat dalam Bahasa Indonesia. Bisa diperkirakan pembelajar Indonesia akan cenderung mengganti bunyi /əʊ/ dengan bunyi yang mereka miliki yaitu bunyi /o/ dan sebaliknya.

Contoh:
-        Kata go /gəʊ/ akan cenderung diucapkan /go/
-        Kata know /nəʊ/ akan cenderung diucapkan /no/
-        Kata no /nəʊ/ akan cenderung diucapkan /no/